PengertianInformasi Menurut Para Ahli 1. Raymond McLeod 2. Jogiyanto HM 3. Lina Sidharta 4. George R. Terry 5. Azhar Susanto Fungsi Informasi 1. Menjadi Sumber Pengetahuan Baru 2. Menghapus Ketidakpastian 3. Sebagai Media Hiburan 4. Sebagai Sumber Berita 5. Untuk Sosialisasi Kebijakan 6. Untuk Mempengaruhi Khalayak 7. Menyatukan Pendapat
Penyajian sebuah informasi tidak mutlak disampaikan dalam teks atau wacana yang berbentuk paragraf. Tabel, grafik, dan bagan merupakan salah satu bentuk penyampaian informasi yang biasanya memuat hal berkaitan dengan angka, urutan atau tingkatan secara periodik, perbandingan, serta data-data dalam ruang lingkup dan waktu tertentu. Grafik, tabel dan bagan tidaklah dibuat sekadar melengkapi teks, namun lebih dari itu, grafik merupakan bagian tak terpisahkan dari teks yang disajikan. Pemunculan grafik pada sebuah teks dimaksudkan untuk mendukung kemudahan dalam memahami isi informasi teks tersebut. Grafik adalah lukisan pasang surut suatu keadaan dengan garis atau gambar. Grafik menggambarkan tenatang naik turunnya hasil, statistik, dan lain-lain. Tabel merupakan daftar berisi ikhtisar sejumlah data informasi yang biasanya berupa bilangan atau kata-kata yang tersusun secara bersistem urut ke bawah dalam lajur dan deret tertentu dengan garis pembatas sehingga dengan mudah disimak. Bagan adalah gambar rancangan, gambar denah, atau skema. Bagan juga dapat berarti alat peraga grafik untuk menyajikan data untuk mempermudah penafsiran. Grafik, tabel, atau bagan yang menyertai teks bacaan berfungsi memperjelas isi wacana. Paparan yang rumit dan pelik akan lebih mudah dipahami bila disertai dengan tabel, grafik atau bagan/diagram. Teks bacaan yang rumit dan disertai dengan tabel, grafik atau bagan/diagram, membantu pembaca untuk lebih memfokuskan pada tabel, grafik atau bagan/diagram yang disajikan. Pada umumnya pembaca akan mencari bagian-bagian yang diperlukan saja pada tabel, grafik atau bagan/diagram yang disajikan. Pada grafik tersebut, disajikan informasi yang sudah ditampilkan sedemikian rupa ke dalam gambar yang mewakili sejumlah data. Penggambaran jumlah angka menjadi garis atau gambar akan memudahkan memahami sebuah data, sebuah perkembangan dan lebih memudahkan kalian menyimpulkan isi data. Untuk itu diperlukan kemampuan dalam membaca informasi berbentuk grafik, tabel atau bagan. Membaca atau memahami isi sebuah grafik, tabel atau bagan dapat dilakukan dengan cara mengubah tampilan grafik, tabel atau bagan ke dalam bentuk uraian atau beberapa kalimat. Terkadang informasi dalam bentuk grafik tabel, dan bagan masih menyulitkan orang lain mengetahui informasi di dalamnya. Mengubah informasi dari sebuah grafik, tabel, dan bagan ke dalam beberapa kalimat bertujuan membantu pembaca memahami isinya. Kegiatan menguraikan grafik, tabel, dan bagan ke dalam kalimat berarti menerjemahkan gambar menjadi wacana, sehingga akan lebih dipahami. Perhatikan contoh grafik hasil tangkapan ikan nelayan selama semester pertama tahun 2014 di bawah ini. Berdasarkan grafik di atas, dapat menyimpulkan isi grafik dengan menuliskannya dalam bentuk kalimat-kalimat sebagai berikut. Hasil tangkapan nelayan bulan Januari 2014 sebanyak 20 ton. Hasil tangkapan nelayan bulan Pebruari 2014 sebanyak 10 ton.paling sedikit Hasil tangkapan nelayan bulan Maret 2014 sebanyak 30 ton. Hasil tangkapan nelayan bulan April 2014 sebanyak 25 ton. Hasil tangkapan nelayan bulan Mei 2014 sebanyak 45 ton. Hasil tangkapan nelayan bulan Juni 2014 sebanyak 50 ton.paling banyak Hasil tangkapan nelayan selama semester pertama tahun 2014 adalah 180 ton. Rata-rata hasil tangkapan nelayan setiap bulan adalah 180 6 = 30 ton. Grafik di atas juga dapat diuraikan sebagai berikut. Hasil tangkapan nelayan selama semester pertama tahun 2014 sebanyak 180 ton dengan rincian bulan Januari sebanyak 20 ton, Pebruari 10 ton, Maret 30 ton, April 25 ton, Mei 45 ton, dan Juni 50 ton. Hasil tangkapan paling sedikit terjadi pada bulan Pebruari, sedangkan hasil tangkapan paling banyak terjadi pada bulan Mei. Hasil tangkapan rata-rata nelayan selama semester pertama tahun 2015 adalah 30 ton per bulan. Tabel Perhatikan tabel Pengunjung Perpustakaan SMP Bakti Bangsa Lombok Nusa Tenggara Barat berikut ini. KelasBulan JanuariPebruariMaretAprilMeiJuni VII11013015012510025 VII11512016015012020 IX140140200175750 Grafik dan tabel di atas dapat uraikan dalam kalimat-kalimat seperti berikut ini Jumlah pengunjung perpustakaan tertinggi terjadi pada bulan Maret yaitu sebanyak 510 orang. Jumlah pengunjung perpustakaan terendah terjadi pada bulan Juni yaitu sebanyak 45 orang. Pada bulan Juni tidak ada siswa kelas IX yang mengunjungi perpustakaan. Pengunjung kelas VII pada bulan Mei lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah pengunjung kelas VIII. Pengunjung kelas IX pada bulan Maret lebih banyak dibandingkan dengan pengunjung kelas VII. Bagan Bagan di atas dapat diuraikan dalam bentuk narasi berikut ini. Kepala sekolah merupakan pemimpin tertinggi di sekolah. Dalam menjalankan tugasnya kepala sekolah dibantu oleh seorang wakil kepala sekolah dan pembantu kepala sekolah. Kedudukan pembantu-pembantu kepala sekolah meliputi urusan kurikulum, kesiswaaan, humas, dan sarana prasarana. Dalam pelaksanaan operasional harian di kelas kepala sekolah dan wakil kepala sekolah dibantu oleh para wali kelas. Dalam merencanakan kegiatan sekolah kepala sekolah dapat berkoordinasi dengan komite sekolah yang beranggotakan perwakilan wali murid atau tokoh masyarakat. Kedudukan antara kepala sekolah dengan komite sekolah keduanya sebagai mitra kerja dalam mengelola sekolah.
Subtema1 : Keragaman Suku Bangsa dan Agama di Negeriku Muatan Terpadu : Bahasa Indonesia & IPA . Pembelajaran : 1 . A. Tujuan Pembelajaran . 3. Setelah mencermati teks bacaan yang disajikan, siswa mampu menemukan informasi tentang suku bangsa di Indonesia dengan benar. 4.
Pengertian Tabel – Sejumlah data yang berbentuk angka-angka akan sulit dipahami jika disajikan dalam bentuk paragraf. Karena itulah banyak orang yang memilih menyajikan data angka dalam bentuk tabel agar bisa dipahami oleh pembaca dengan cepat dan akurat. Pengertian Tabel Secara UmumCiri-Ciri TabelFungsi TabelJenis-Jenis TabelTabel Satu ArahTabel Dua ArahTabel Tiga ArahContoh TabelCara Membaca Tabel Tabel bisa diartikan sebagai daftar yang berisi rangkuman dari sejumlah data. Umumnya data dalam tabel berupa bilangan atau kata-kata yang disusun dalam urutan tertentu, serta memiliki garis pembatas agar bisa lebih mudah dimengerti oleh para pembaca. Singkatnya tabel terdiri dari kolom dan juga baris, kolom memanjang ke arah kanan, sedangkan baris memanjang ke arah bawah. Masing-masing kolom dan baris ini kemudian dihubungkan dengan isi tabel yang tidak lain berupa data. Ciri-Ciri Tabel Untuk lebih memahami apa itu tabel yang sebenarnya, kalian perlu mengetahui seperti apa ciri-ciri yang dimiliki sebuah tabel, dibawah ini adalah ciri-ciri tabel yang perlu kalian ketahui Berisi keterangan tentang berbagai subjek yang sama atau berisi kumpulan data yang telah diteliti. Terdapat data kuantitatif “data jumlah” yang berisi angka absolut. Terdapat keterangan yang mudah digunakan sebagai rujukan. Nilai yang terdapat dalam tabel adalah nilai asli “tidak dibulatkan”. Fungsi Tabel Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya tabel adalah daftar yang berisi rangkuman dari sejumlah data. Maka dari itu tabel memiliki sejumlah fungsi dalam penggunaannya. Di antaranya yaitu tabel memberi kemudahan kepada para pembaca karena data dalam tabel disusun secara sistematis sehingga lebih mudah untuk dimengerti. Selain itu tabel juga berfungsi untuk memberikan informasi mengenai perubahan yang terjadi pada suatu data, entah itu kenaikan ataupun penurunan. Bahkan tabel juga berfungsi untuk memberikan ikhtisar kepada para pembaca berupa angka-angka yang tersusun secara rapi. Jenis-Jenis Tabel Tabel sering sekali digunakan untuk menyajikan data, pada umumnya ada beberapa jenis tabel yang sering digunakan. Berdasarkan jumlah karakteristik dalam tabel, tabel dibagi menjadi tiga jenis yaitu tabel satu arah, tabel dua arah dan tabel tiga arah. Tabel Satu Arah Tabel satu arah adalah jenis tabel yang menyajikan keterangan tentang satu karakteristik saja. Yang dimaksud dengan karakteristik adalah bermacam-macam hal, seperti frekuensi, jumlah, kadar, ukuran dan hal lain yang biasanya dinyatakan dalam angka. Jenis tabel ini merupakan jenis tabel yang paling sederhana dan mudah untuk dibuat. Tabel Dua Arah Tabel dua arah merupakan jenis tabel yang menyajikan hubungan antara dua karakteristik. Contohnya antara lain seperti tabel yang berisi data jumlah penduduk menurut jenis kelamin dan umur, agama dan tempat tanggal lahir, atau jumlah siswa berdasarkan jenis kelamin dan kelas dan masih banyak lagi. Tabel Tiga Arah Sesuai dengan namanya tabel tiga arah merupakan jenis tabel yang menyajikan hubungan antara tiga karakteristik sekaligus, seperti tabel yang berisi data penduduk berdasarkan kecamatan, jenis kelamin dan umur atau data mahasiswa berdasarkan jenis kelamin, agama dan jurusan. Contoh Tabel Berikut ini akan diberikan contoh tabel yang menyangkut tentang presentasi kemuculan soal Bahasa Indonesia pada SBMPTN “Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri” antara tahun 2009 sampai tahun 2010. Contoh ini memberikan informasi dan wawasan dalam cara mengerjakan soal SBMPTN yang baik. Setelah kita memahami tentang pengertian tabel dan contoh tabel berikutny tulisan ini akan memberikan cara membaca tabel atau teknik membaca tabel, agar sekiranya seseorang yang sedang berusaha memahami suatu materi dapat dengan mudah untuk diingat. Cara Membaca Tabel Sebenarnya membaca tabel bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan, kendati demikian masih ada orang yang merasa kebingungan saat membaca isi dari suatu tabel. Berikut adalah cara/teknik membaca tabel yanng sangat mudah untuk dilakukan yaitu Pertama-tama bacalah judul tabel terlebeih dahulu, jangan terburu-buru membaca isi tabel, karena biasanya judul akan memberikan informasi penting mengenai data apa yang disampaikan dalam tabel tersebut. Kemudian bacalah keterangan yang ada di bagian atas, bagian samping ataupun bagian bawah dari suatu tabel. Hal ini penting untuk dilakukan karena keterangan tak lain merupakan penjelasan penting tentang data yang disampaikan dalam tabel tersebut. Terkadang ada tabel yang memiliki simbol atau lambang tertentu, nah kalian harus memahami simbol atau lambang tersebut dengan baik, agar kalian bisa mengerti informasi yang disampaikan secara jelas dan utuh. Coba ajukan pertanyaan seputar tujuan dan maksud dari pembuatan tabel tersebut, caranya cukup mudah ubahlah judul tabek menjadi bentuk kalimat pertanyaan seperti dimana seberapa banyak berap perkembangannya dan lain sebagainya, biasanya jawaban dari pertanyaan tersebut ada dalam grafik tersebut. Bacalah tabel dengan selalu mengingat informasi apa saja yang kalian perlukan agar kalian tidak menghabiskan waktu lama saat membaca tabel. Demikianlah pembahasan mengenai Pengertian Tabel semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya,, sampai jumpa di postingan selanjutnya. 🙂 🙂 🙂
secararuntut sesuai dengan urutan dalam sumber rujukan. Tulisan ini memuat hal-hal yang dianggap penting dari setiap bab dalam sumber rujukan dan terdiri atas kalimat pokok saja. • Menyusun Ikhtisar Ikhtisar merupakan tulisan singkat yang berisi ide pokok dari beberapa bab dalam sumber rujukan yang dianggap menarik, sesuai, dan berkaitan Ilustrasi membaca data dari tabel dan diagram. - Kids, kali ini kamu akan diajak untuk mengenal tabel, nih. Tabel adalah salah satu bentuk penyajian data yang dibuat untuk memudahkan kumpulan informasi bisa dipahami dan dianalisis oleh orang lain. Menurut penyajian datanya tabel terbagi menjadi tiga macam, di antaranya tabel baris dan kolom, tabel kontingensi, dan tabel distribusi frekuensi. Tabel memuat banyak informasi yang disajikan dengan cara yang berbeda dengan teks bacaan yang berupa teks narasi atau deskriptif. Baca Juga Jawaban Tabel Pengesahan UUD 1945 dalam 3 Aspek, PPKN Kelas 7 SMP Beberapa langkah yang bisa membantu memudahkan untuk memproses data dalam tabel, di antaranya Perhatikan judul tabel Menentukan informasi yang ada dalam tabel tersebut. Mengumpulkan dan menghubungkan informasi dari kanan, kiri, atas, bawah, dan bagian samping isi dari tabel tersebut. Membuat kesimpulan dari informasi yang tercantum dalam tabel. Selanjutnya coba jawab beberapa pertanyaan berikut berdasar tabel yang tercantum di bawah ini. Baca Juga Mengenal Apa Itu Diagram Batang, Jenis-Jenis dan Contoh Diagram Batang Artikel ini merupakan bagian dari Parapuan Parapuan adalah ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya. PROMOTED CONTENT Video Pilihan
Contohformat penugasan menyajikan teks cerita tentang lingkungan dan sumber daya alam secara mandiri dalam teks bahasa Indonesia dengan memilih dan memilah kosa kata baku. Keterangan: 1: kurang; 2: cukup; 3:baik sekali Ulangan tengah semester disajikan dalam bentuk tes tulis, tes lisan, dan penugasan meliputi seluruh indikator yang
Di tengah ketatnya persaingan content marketing, salah satu cara untuk meningkatkan traffic adalah dengan membuat konten dalam format infografis. Belakangan ini, infografis terbukti mampu menarik perhatian audiens secara lebih luas karena sifatnya yang ringkas dan mudah dibagikan. Mengingat sifat manusia yang cenderung lebih mudah tertarik dengan informasi yang dikemas dalam bentuk visual, infografis sangat bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan brand awareness sebuah perusahaan. Lalu, bagaimana cara membuat infografis yang menarik, benar, sekaligus mudah? Simak artikel ini, untuk mengetahui seluk beluknya, mulai dari pengertian, jenis, hingga langkah-langkah membuat infografis. Infografis adalah sebuah jenis media informasi yang disajikan dalam bentuk teks, serta dipadukan dengan beberapa elemen visual seperti gambar, ilustrasi, grafik, dan tipografi. Infografis identik dengan penyajian data dalam bentuk angka yang dikemas dalam berbagai paduan warna desain yang menarik. Selain membuat konten Anda jadi lebih beragam, dengan membuat infografik konten Anda akan menjadi lebih interaktif dan atraktif bagi pembaca. Manfaat Infografis 1. Meningkatkan Brand Awareness Manfaat yang pertama dan utama adalah mampu secara efektif meningkatkan brand awareness bisnis Anda. Dengan mencantumkan logo brand perusahaan di dalam infografis yang menarik dan informatif, akan membantu brand Anda untuk lebih diingat oleh audiens, terlebih jika konten infografik yang Anda buat memiliki nilai plus yang memicu audiens untuk secara sukarela membagikannya di platform media sosial mereka 2. Meningkatkan Optimasi SEO Setelah berhasil menjangkau audiens yang lebih luas, infografis juga bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan SEO. Tambahan backlink yang relevan untuk mendukung performa dari SEO, dan susun strategi untuk mempromosikan konten infografik agar lebih banyak orang yang melihatnya. 3. Shareability Tinggi Karena formatnya yang ringkas, infografis bisa dengan mudah dibagikan. Selain bisa disematkan pada konten blog atau artikel, infografik juga bisa diunggah langsung ke media sosial. Dengan demikian, jika memang infografis yang Anda buat menarik dan bermanfaat, kemungkinan audiens membagikannya secara organik juga tinggi. 4. Media Promosi yang Efektif Audiens cenderung lebih tertarik pada konten yang sederhana dan mudah dikonsumsi, namun tetap mampu menyampaikan value yang mereka butuhkan dengan baik. Dengan adanya infografis, sangat membuka peluang dalam meningkatkan keefektifan promosi. Jenis-Jenis Infografis Berdasarkan konten yang disajikan, infografis dapat digolongkan ke dalam beberapa jenis, antara lain 1. Statis Infografis statis adalah infografis yang disajikan dalam bentuk yang sederhana tanpa menggunakan audio dan animasi bergerak. Format visual infografis statis hanya hanya berupa gambar atau ilustrasi untuk menjelaskan informasi atau topik yang sedang dibahas. Infografis jenis statis ini biasanya digunakan dalam sebuah konferensi untuk memaparkan hasil penelitian maupun presentasi untuk memberikan informasi secara jelas dan efektif kepada audiens. Infografis statis mampu menyajikan data agar lebih mudah diterima tanpa berbelit-belit. 2. Animasi Infografis animasi adalah infografis yang memuat dua elemen vital, yaitu audio dan visual. Keduanya digabungkan dengan konsep yang sesuai dengan kebutuhan konten yang akan Anda buat. Infografis animasi terbagi lagi menjadi dua, yaitu yang bersifat dua dimensi dan tiga dimensi. Contoh infografis jenis animasi banyak ditemukan di YouTube. Saat ini sudah banyak content creator yang memanfaatkan platform Youtube untuk mengembangkan infografik jenis ini. Di media sosial pun infografik jenis ini sudah banyak lalu lalang, kebanyakan bersifat edukatif, tapi tak sedikit pula yang murni untuk promosi bisnis. 3. Interaktif Infografis interaktif adalah jenis infografis yang lebih kompleks bila dibandingkan dengan jenis statis dan animasi. Perbedaan mendasarnya terletak pada sasaran informasi, dimana audiens bisa melakukan interaksi langsung dengan data yang tersaji. Untuk membuat infografis interaktif Anda harus belajar mengenai bahasa pemrograman atau bekerja sama dan menggunakan jasa programmer atau developer. Dalam infografik interaktif, informasi disajikan dengan bantuan beberapa elemen, contohnya seperti tombol atau button. Audiens memiliki otonomi untuk menelusuri informasi yang disajikan, dan ketika audiens memberikan stimulan dalam bentuk menekan tombol, maka infografis akan memberikan informasi yang lebih banyak. Cara Membuat Infografis 1. Menentukan Topik Langkah pertama untuk membuat infografis yang menarik adalah dengan terlebih dahulu menentukan topik atau tujuan konten sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda. Sebelum membuat desain atau layout, Anda harus mempersiapkan dan mematangkan idenya terlebih dahulu. Pastikan untuk melakukan riset mengenai target user yang akan disasar. Buatlah infografik yang memiliki tingkat relevansi tinggi, baik untuk sekarang dan kalau bisa di masa mendatang. Hal tersebut sangat berpengaruh pada traffic yang akan Anda dapatkan nantinya. 2. Cari Referensi dan Mengumpulkan Data Setelah menentukan topik, selanjutnya adalah mengumpulkan sumber informasi dan referensi sebagai acuan pembuatan konten. Memanfaatkan berbagai media dan platform seperti internet, buku, atau artikel untuk mencari sumber informasi dan insight.. 3. Memvisualisasikan Data dan Informasi Setelah menghimpun data yang hendak disajikan, waktunya menerjemahkannya dalam bentuk visual sehingga membentuk susunan infografik yang terstruktur. Dalam tahap ini, implementasikan metode ICCORE Inform, Compare, Change, Organize, Relationship, dan Explore untuk memvisualisasikan data Anda. Inform Pastikan data dapat menyampaikan pesan penting dari konsep dan ide yang telah dikembangkan Compare Pastikan suatu data dapat dibandingkan antara konteks satu dengan konteks yang lain, dapat berupa diagram batang, garis, dan lain sebagainya Change Konten dapat berisi perubahan data, kronologi, hingga cerita mengenai produk, perusahaan atau personal brand dari waktu ke waktu Organize Kategori ini digunakan untuk menunjukkan informasi seputar ranking, pola, atau siklus yang saling berurutan. Anda dapat menggunakan diagram flowchart, tabel, maupun mind mapping. Relationship Data juga dapat menunjukkan hubungan yang lebih kompleks pada suatu konteks. Contohnya, penggunaanya dapat berupa scatter plot maupun multi-series plot Explore Pastikan pengguna dapat mengeksplorasi atau menjelajahi infografis anda secara lebih detail untuk menambah wawasan yang lebih mendalam 4. Mendesain Layout Langkah selanjutnya adalah menentukan rancangan grid layout. Tujuan dari pembuatan sebuah grid adalah untuk menyeimbangkan tata letak dalam setiap elemen, seperti, teks, gambar, ilustrasi, dan elemen yang lain. Dalam melakukan layouting, pastikan untuk menyesuaikannya dengan perilaku dan kebiasaan user dalam membaca informasi Anda. Gunakan struktur grid untuk membantu penyusunan elemen agar audiens lebih mudah dalam membaca dan memahami konten yang disajikan. 5. Menggunakan Template Membuat sebuah desain infografis mulai dari nol hingga tahap akhir akan membutuhkan waktu yang cukup lama dan sumber daya yang besar. Namun, hal tersebut dapat diatasi dengan menggunakan template gratis yang sudah banyak tersedia di berbagai platform website design template. Dengan adanya template, membuat desain menjadi lebih cepat dan setiap elemen yang ingin ditampilkan juga bisa diatur dengan mudah. Setelah template ditentukan, pastikan untuk memiliki keselarasan dengan struktur grid yang telah dibuat sebelumnya. Rekomendasi Website Gratis untuk Membuat Infografis Berikut ini adalah beberapa rekomendasi platform website yang bisa dipakkai dalam proses perancangan desain infografis yang menarik. 1. Canva Merupakan tools online yang sering digunakan untuk membuat brosur hingga slide presentasi. Anda dapat menggunakan Canva untuk membuat infografis dengan lebih cepat dan mudah. Tools ini dapat anda gunakan secara gratis dengan mendaftarkan akun terlebih dahulu. 2. Piktochart Piktochart adalah pilihan terbaik untuk membuat berbagai macam infografis dengan format yang berbeda-beda, mulai dari ukuran poster, powerpoint, hingga laporan. 3. Infogram Infogram bisa digunakan dengan mudah untuk membuat template infografik sederhana. website ini merupakan pilihan yang tepat untuk membuat data statistik. 4. Visualize Visualize merupakan platform website untuk mengolah dan merancang infografik dengan tipe yang berbeda. Selain itu, website ini juga mempunyai fitur untuk membuat resume atau CV dengan format yang lebih advanced dan kreatif. 5. Visme Kendati tergolong sebagai tool online yang masih baru, Visme memiliki berbagai fitur yang lengkap seperti presentasi, mockup, banner, poster, infographic dan lain sebagainya. Beberapa template telah tersedia dalam Visme, baik pada akun gratis, maupun premium. Demikian artikel apa itu Infografis dan cara membuatnya dari Rumahweb, semoga bermanfaat.

Untukmasing-masing gaya ini, format lampiran sebagai berikut: APA: Tengahkan judul, dan gunakan huruf besar dan kecil. Teks lampiran harus rata ke kiri, dan Anda harus membuat indentasi paragraf Anda. Chicago: Manual gaya Chicago juga memungkinkan lampiran bernomor (1, 2, 3, bukan hanya A, B, C). Sejauh lokasi, mereka muncul sebelum bagian

Pada artikel Bahasa Inggris kelas 12 ini, kamu akan belajar cara membaca dan membuat laporan dari data tabel dalam bahasa Inggris. Yuk, simak artikelnya! — Pernahkah kamu melihat laporan yang disajikan dalam bentuk tabel? Terkadang, kamu suka merasa pusing dan bingung kan, melihat data-data pada tabel tersebut? Apalagi kalau datanya ditulis dalam bahasa Inggris. Wah, makin pusing, deh! Padahal materi table reading dalam bahasa Inggris sering muncul dalam ujian, lho! Tidak terkecuali ujian sertifikasi bahasa Inggris, seperti TOEFL dan IELTS. Eits, tenang! Jangan pusing dulu! Kali ini, kita akan sama-sama belajar tentang table reading alias cara membaca data bentuk tabel dalam bahasa Inggris. Selain itu, kita juga akan belajar cara membuat laporan dari data tabel tersebut. Sudah siaappp? “Sudaaahhh..!!” Kalau sudah siap, yuk langsung aja kita mulai! Cara Membaca Tabel dalam Bahasa Inggris Table Reading Sebelum belajar cara membuat laporan berdasarkan data tabel, kita belajar cara membaca data tabelnya terlebih dahulu, ya! Ada 3 langkah yang harus kamu ikuti, yaitu 1. Perhatikan tabel yang akan dibaca dengan seksama Untuk membaca data yang disajikan dalam bentuk tabel, hal pertama yang harus dilakukan adalah memperhatikan tabel tersebut dengan seksama. Coba kamu perhatikan contoh tabel tentang College Bookfair Sales Data di bawah ini! Perhatikan mulai dari baris paling atas sampai baris paling bawah. Jangan lupa juga untuk memperhatikan kolom demi kolom yang ada pada tabel tersebut. Pada contoh tabel tersebut, setelah diperhatikan dengan seksama, kita bisa tahu bahwa tabel ini menyatakan data mengenai jumlah penjualan buku pada bookfair universitas berdasarkan status member dan kategori bukunya. Hal ini bisa kita lihat dari judul, serta fitur-fitur yang ada pada top row dan top column pada tabel. Baca juga Cara Membaca dan Menjelaskan Bar Chart dalam Bahasa Inggris 2. Analisis hubungan antarbaris, hubungan antarkolom, dan hubungan antar baris dengan kolom Biasanya, tabel akan memiliki hubungan antarbaris, antarkolom, maupun antar baris dengan kolom. Tapi, tidak semua tabel memiliki ketiganya, ya. Oleh karena itu, kamu harus perhatikan hubungan mana saja yang dimiliki oleh tabel tersebut. Pada contoh tabel di atas, kita bisa melihat bahwa terdapat hubungan antarbaris, antarkolom, maupun antar baris dengan kolom. Hubungan antarbaris bisa dilihat dari data pada baris paling bawah yang menyatakan total penjualan per status member. Hubungan antarkolom bisa dilihat dari data pada kolom paling kanan yang menyatakan total penjualan per kategori buku. Sedangkan hubungan antar baris dengan kolom bisa dilihat dari data pada baris 3 sampai 5 dan kolom 2 sampai 5 yang saling menghubungkan data penjualan per status member dan per kategori buku. 3. Bacalah data pada tabel berdasarkan hubungan yang telah dianalisis Setelah menganalisis hubungan data pada tabel, barulah kita bisa membaca data tersebut berdasarkan hasil analisis kita. Misalnya, kita diminta untuk menjawab pertanyaan “How much is the sales of fiction and non-fiction books by the non-book club members which are college students?”. Maka, data yang kita baca adalah data pada kolom 3 baris 3 dan 4, yaitu 31 dan 194. Begitu, teman-teman! Mudah, bukan? Baca juga Cara Membuat Job Application Letter Cover Letter dalam Bahasa Inggris Next, kita belajar cara membuat laporan dari data tabel, yuks! Cara Membuat Laporan berdasarkan data Tabel dalam Bahasa Inggris Belajar membaca tabel udah, kalau cara bikin laporannya gimana, nih? Caranya kurang lebih sama dengan membaca ya, guys! Bedanya, kalau membuat laporan tentunya kita harus menulis hasil bacaan kita dalam bentuk narasi. Langkah-langkahnya yakni sebagai berikut 1. Bacalah data pada tabel secara menyeluruh Pertama, tentunya kita harus membaca data pada tabel terlebih dahulu dengan mengikuti langkah-langkah yang sudah kita bahas di atas. Bacalah data pada tabel secara menyeluruh mulai dari baris pertama hingga terakhir, serta kolom pertama hingga terakhir pula. 2. Beri judul pada laporan sesuai data yang disajikan pada tabel Tuliskan judul laporan sesuai data apa yang disajikan pada tabel tersebut. Kalau dari contoh tabel yang kita punya, berarti judul laporan yang sesuai adalah “College Bookfair Sales Data Report”. 3. Tulis paragraf pembuka yang mengenalkan fitur-fitur tabel Untuk permulaan, kita bisa memulai dengan menuliskan paragraf pembuka yang berisi pengenalan terhadap fitur-fitur yang ada di tabel tersebut. Fitur-fitur tersebut berada pada top row dan top column pada tabel. Contoh kalimat pembukanya adalah “The table shows the sales figures of fiction books, non-fiction books, and magazines in a college bookfair. The figures are divided into two groups sales to non-book club members and to book club members”. Pastikan paragraf pertama yang kamu tulis harus mengandung informasi-informasi penting yang ada di bagian top row dan top column pada tabel tersebut, ya! 4. Tuliskan data dalam bentuk narasi secara berurutan Selanjutnya, kamu bisa membahas data berdasarkan kelompok-kelompok besar dari fitur-fitur tabel tersebut. Misalnya, diawali oleh pembahasan tentang Non Book Club Members terlebih dahulu. Contohnya, “The non-book club member figures comprise sales to college staff, college students, and members of the public. College staff bought 332 magazines, 44 fiction and 29 non-fiction books. College students bought 1249 magazines, 194 non-fiction and 31 fiction books. More magazines were sold to college students than to any other group of customers. Although no fiction books were sold to members of the public, they purchased 122 non-fiction books and 82 magazines.” Baca juga Cara Membuat Caption Foto dalam Bahasa Inggris Lalu, di paragraf ketiga, kamu bisa membahas data berdasarkan kelompok besar lainnya, yaitu Book Club Members. Buat penjelasannya sedetail dan semenarik mungkin berdasarkan sudut pandangmu. Contoh penjelasannya bisa ditulis menjadi, “Book club members bought more fiction 76 and non-fiction books 942 than other customers. On the other hand, magazine sales to club members 33 were fewer than for any other type of customer.” 5. Tambahkan data total dan kesimpulan yang bisa dianalisis dari data yang tersedia Kalau sudah ditulis semua data-data yang penting, sebagai penutup, kita bisa tuliskan data total yang ada pada baris paling bawah dan kolom paling kanan, serta kesimpulan dari data yang tersedia pada tabel. Contohnya, kamu bisa menulis paragraf terakhir menjadi, “The total number of publications sold was 3134 1474 to college students, 405 to staff, 204 to the public, and 1051 to book club members. Of this figure, 151 items were fiction books and 1287 were non-fiction. Therefore, magazines accounted for the greatest number of sales 1696.” Wah, ternyata mudah, ya! Jangan lupa untuk terus latihan soal terkait materi ini, terutama untuk kamu yang akan menghadapi ujian. Supaya makin semangat belajarnya, yuk belajar bahasa Inggris bersama guru privat terbaik hanya di Ruangguru Privat! Artikel ini telah diperbarui pada 8 September 2022.
. 43 382 25 54 217 118 499 294

informasi penting dari teks disajikan dalam bentuk tabel dengan maksud