Di tengah ketatnya persaingan content marketing, salah satu cara untuk meningkatkan traffic adalah dengan membuat konten dalam format infografis. Belakangan ini, infografis terbukti mampu menarik perhatian audiens secara lebih luas karena sifatnya yang ringkas dan mudah dibagikan. Mengingat sifat manusia yang cenderung lebih mudah tertarik dengan informasi yang dikemas dalam bentuk visual, infografis sangat bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan brand awareness sebuah perusahaan. Lalu, bagaimana cara membuat infografis yang menarik, benar, sekaligus mudah? Simak artikel ini, untuk mengetahui seluk beluknya, mulai dari pengertian, jenis, hingga langkah-langkah membuat infografis. Infografis adalah sebuah jenis media informasi yang disajikan dalam bentuk teks, serta dipadukan dengan beberapa elemen visual seperti gambar, ilustrasi, grafik, dan tipografi. Infografis identik dengan penyajian data dalam bentuk angka yang dikemas dalam berbagai paduan warna desain yang menarik. Selain membuat konten Anda jadi lebih beragam, dengan membuat infografik konten Anda akan menjadi lebih interaktif dan atraktif bagi pembaca. Manfaat Infografis 1. Meningkatkan Brand Awareness Manfaat yang pertama dan utama adalah mampu secara efektif meningkatkan brand awareness bisnis Anda. Dengan mencantumkan logo brand perusahaan di dalam infografis yang menarik dan informatif, akan membantu brand Anda untuk lebih diingat oleh audiens, terlebih jika konten infografik yang Anda buat memiliki nilai plus yang memicu audiens untuk secara sukarela membagikannya di platform media sosial mereka 2. Meningkatkan Optimasi SEO Setelah berhasil menjangkau audiens yang lebih luas, infografis juga bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan SEO. Tambahan backlink yang relevan untuk mendukung performa dari SEO, dan susun strategi untuk mempromosikan konten infografik agar lebih banyak orang yang melihatnya. 3. Shareability Tinggi Karena formatnya yang ringkas, infografis bisa dengan mudah dibagikan. Selain bisa disematkan pada konten blog atau artikel, infografik juga bisa diunggah langsung ke media sosial. Dengan demikian, jika memang infografis yang Anda buat menarik dan bermanfaat, kemungkinan audiens membagikannya secara organik juga tinggi. 4. Media Promosi yang Efektif Audiens cenderung lebih tertarik pada konten yang sederhana dan mudah dikonsumsi, namun tetap mampu menyampaikan value yang mereka butuhkan dengan baik. Dengan adanya infografis, sangat membuka peluang dalam meningkatkan keefektifan promosi. Jenis-Jenis Infografis Berdasarkan konten yang disajikan, infografis dapat digolongkan ke dalam beberapa jenis, antara lain 1. Statis Infografis statis adalah infografis yang disajikan dalam bentuk yang sederhana tanpa menggunakan audio dan animasi bergerak. Format visual infografis statis hanya hanya berupa gambar atau ilustrasi untuk menjelaskan informasi atau topik yang sedang dibahas. Infografis jenis statis ini biasanya digunakan dalam sebuah konferensi untuk memaparkan hasil penelitian maupun presentasi untuk memberikan informasi secara jelas dan efektif kepada audiens. Infografis statis mampu menyajikan data agar lebih mudah diterima tanpa berbelit-belit. 2. Animasi Infografis animasi adalah infografis yang memuat dua elemen vital, yaitu audio dan visual. Keduanya digabungkan dengan konsep yang sesuai dengan kebutuhan konten yang akan Anda buat. Infografis animasi terbagi lagi menjadi dua, yaitu yang bersifat dua dimensi dan tiga dimensi. Contoh infografis jenis animasi banyak ditemukan di YouTube. Saat ini sudah banyak content creator yang memanfaatkan platform Youtube untuk mengembangkan infografik jenis ini. Di media sosial pun infografik jenis ini sudah banyak lalu lalang, kebanyakan bersifat edukatif, tapi tak sedikit pula yang murni untuk promosi bisnis. 3. Interaktif Infografis interaktif adalah jenis infografis yang lebih kompleks bila dibandingkan dengan jenis statis dan animasi. Perbedaan mendasarnya terletak pada sasaran informasi, dimana audiens bisa melakukan interaksi langsung dengan data yang tersaji. Untuk membuat infografis interaktif Anda harus belajar mengenai bahasa pemrograman atau bekerja sama dan menggunakan jasa programmer atau developer. Dalam infografik interaktif, informasi disajikan dengan bantuan beberapa elemen, contohnya seperti tombol atau button. Audiens memiliki otonomi untuk menelusuri informasi yang disajikan, dan ketika audiens memberikan stimulan dalam bentuk menekan tombol, maka infografis akan memberikan informasi yang lebih banyak. Cara Membuat Infografis 1. Menentukan Topik Langkah pertama untuk membuat infografis yang menarik adalah dengan terlebih dahulu menentukan topik atau tujuan konten sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda. Sebelum membuat desain atau layout, Anda harus mempersiapkan dan mematangkan idenya terlebih dahulu. Pastikan untuk melakukan riset mengenai target user yang akan disasar. Buatlah infografik yang memiliki tingkat relevansi tinggi, baik untuk sekarang dan kalau bisa di masa mendatang. Hal tersebut sangat berpengaruh pada traffic yang akan Anda dapatkan nantinya. 2. Cari Referensi dan Mengumpulkan Data Setelah menentukan topik, selanjutnya adalah mengumpulkan sumber informasi dan referensi sebagai acuan pembuatan konten. Memanfaatkan berbagai media dan platform seperti internet, buku, atau artikel untuk mencari sumber informasi dan insight.. 3. Memvisualisasikan Data dan Informasi Setelah menghimpun data yang hendak disajikan, waktunya menerjemahkannya dalam bentuk visual sehingga membentuk susunan infografik yang terstruktur. Dalam tahap ini, implementasikan metode ICCORE Inform, Compare, Change, Organize, Relationship, dan Explore untuk memvisualisasikan data Anda. Inform Pastikan data dapat menyampaikan pesan penting dari konsep dan ide yang telah dikembangkan Compare Pastikan suatu data dapat dibandingkan antara konteks satu dengan konteks yang lain, dapat berupa diagram batang, garis, dan lain sebagainya Change Konten dapat berisi perubahan data, kronologi, hingga cerita mengenai produk, perusahaan atau personal brand dari waktu ke waktu Organize Kategori ini digunakan untuk menunjukkan informasi seputar ranking, pola, atau siklus yang saling berurutan. Anda dapat menggunakan diagram flowchart, tabel, maupun mind mapping. Relationship Data juga dapat menunjukkan hubungan yang lebih kompleks pada suatu konteks. Contohnya, penggunaanya dapat berupa scatter plot maupun multi-series plot Explore Pastikan pengguna dapat mengeksplorasi atau menjelajahi infografis anda secara lebih detail untuk menambah wawasan yang lebih mendalam 4. Mendesain Layout Langkah selanjutnya adalah menentukan rancangan grid layout. Tujuan dari pembuatan sebuah grid adalah untuk menyeimbangkan tata letak dalam setiap elemen, seperti, teks, gambar, ilustrasi, dan elemen yang lain. Dalam melakukan layouting, pastikan untuk menyesuaikannya dengan perilaku dan kebiasaan user dalam membaca informasi Anda. Gunakan struktur grid untuk membantu penyusunan elemen agar audiens lebih mudah dalam membaca dan memahami konten yang disajikan. 5. Menggunakan Template Membuat sebuah desain infografis mulai dari nol hingga tahap akhir akan membutuhkan waktu yang cukup lama dan sumber daya yang besar. Namun, hal tersebut dapat diatasi dengan menggunakan template gratis yang sudah banyak tersedia di berbagai platform website design template. Dengan adanya template, membuat desain menjadi lebih cepat dan setiap elemen yang ingin ditampilkan juga bisa diatur dengan mudah. Setelah template ditentukan, pastikan untuk memiliki keselarasan dengan struktur grid yang telah dibuat sebelumnya. Rekomendasi Website Gratis untuk Membuat Infografis Berikut ini adalah beberapa rekomendasi platform website yang bisa dipakkai dalam proses perancangan desain infografis yang menarik. 1. Canva Merupakan tools online yang sering digunakan untuk membuat brosur hingga slide presentasi. Anda dapat menggunakan Canva untuk membuat infografis dengan lebih cepat dan mudah. Tools ini dapat anda gunakan secara gratis dengan mendaftarkan akun terlebih dahulu. 2. Piktochart Piktochart adalah pilihan terbaik untuk membuat berbagai macam infografis dengan format yang berbeda-beda, mulai dari ukuran poster, powerpoint, hingga laporan. 3. Infogram Infogram bisa digunakan dengan mudah untuk membuat template infografik sederhana. website ini merupakan pilihan yang tepat untuk membuat data statistik. 4. Visualize Visualize merupakan platform website untuk mengolah dan merancang infografik dengan tipe yang berbeda. Selain itu, website ini juga mempunyai fitur untuk membuat resume atau CV dengan format yang lebih advanced dan kreatif. 5. Visme Kendati tergolong sebagai tool online yang masih baru, Visme memiliki berbagai fitur yang lengkap seperti presentasi, mockup, banner, poster, infographic dan lain sebagainya. Beberapa template telah tersedia dalam Visme, baik pada akun gratis, maupun premium. Demikian artikel apa itu Infografis dan cara membuatnya dari Rumahweb, semoga bermanfaat.
Untukmasing-masing gaya ini, format lampiran sebagai berikut: APA: Tengahkan judul, dan gunakan huruf besar dan kecil. Teks lampiran harus rata ke kiri, dan Anda harus membuat indentasi paragraf Anda. Chicago: Manual gaya Chicago juga memungkinkan lampiran bernomor (1, 2, 3, bukan hanya A, B, C). Sejauh lokasi, mereka muncul sebelum bagian
Pada artikel Bahasa Inggris kelas 12 ini, kamu akan belajar cara membaca dan membuat laporan dari data tabel dalam bahasa Inggris. Yuk, simak artikelnya! — Pernahkah kamu melihat laporan yang disajikan dalam bentuk tabel? Terkadang, kamu suka merasa pusing dan bingung kan, melihat data-data pada tabel tersebut? Apalagi kalau datanya ditulis dalam bahasa Inggris. Wah, makin pusing, deh! Padahal materi table reading dalam bahasa Inggris sering muncul dalam ujian, lho! Tidak terkecuali ujian sertifikasi bahasa Inggris, seperti TOEFL dan IELTS. Eits, tenang! Jangan pusing dulu! Kali ini, kita akan sama-sama belajar tentang table reading alias cara membaca data bentuk tabel dalam bahasa Inggris. Selain itu, kita juga akan belajar cara membuat laporan dari data tabel tersebut. Sudah siaappp? “Sudaaahhh..!!” Kalau sudah siap, yuk langsung aja kita mulai! Cara Membaca Tabel dalam Bahasa Inggris Table Reading Sebelum belajar cara membuat laporan berdasarkan data tabel, kita belajar cara membaca data tabelnya terlebih dahulu, ya! Ada 3 langkah yang harus kamu ikuti, yaitu 1. Perhatikan tabel yang akan dibaca dengan seksama Untuk membaca data yang disajikan dalam bentuk tabel, hal pertama yang harus dilakukan adalah memperhatikan tabel tersebut dengan seksama. Coba kamu perhatikan contoh tabel tentang College Bookfair Sales Data di bawah ini! Perhatikan mulai dari baris paling atas sampai baris paling bawah. Jangan lupa juga untuk memperhatikan kolom demi kolom yang ada pada tabel tersebut. Pada contoh tabel tersebut, setelah diperhatikan dengan seksama, kita bisa tahu bahwa tabel ini menyatakan data mengenai jumlah penjualan buku pada bookfair universitas berdasarkan status member dan kategori bukunya. Hal ini bisa kita lihat dari judul, serta fitur-fitur yang ada pada top row dan top column pada tabel. Baca juga Cara Membaca dan Menjelaskan Bar Chart dalam Bahasa Inggris 2. Analisis hubungan antarbaris, hubungan antarkolom, dan hubungan antar baris dengan kolom Biasanya, tabel akan memiliki hubungan antarbaris, antarkolom, maupun antar baris dengan kolom. Tapi, tidak semua tabel memiliki ketiganya, ya. Oleh karena itu, kamu harus perhatikan hubungan mana saja yang dimiliki oleh tabel tersebut. Pada contoh tabel di atas, kita bisa melihat bahwa terdapat hubungan antarbaris, antarkolom, maupun antar baris dengan kolom. Hubungan antarbaris bisa dilihat dari data pada baris paling bawah yang menyatakan total penjualan per status member. Hubungan antarkolom bisa dilihat dari data pada kolom paling kanan yang menyatakan total penjualan per kategori buku. Sedangkan hubungan antar baris dengan kolom bisa dilihat dari data pada baris 3 sampai 5 dan kolom 2 sampai 5 yang saling menghubungkan data penjualan per status member dan per kategori buku. 3. Bacalah data pada tabel berdasarkan hubungan yang telah dianalisis Setelah menganalisis hubungan data pada tabel, barulah kita bisa membaca data tersebut berdasarkan hasil analisis kita. Misalnya, kita diminta untuk menjawab pertanyaan “How much is the sales of fiction and non-fiction books by the non-book club members which are college students?”. Maka, data yang kita baca adalah data pada kolom 3 baris 3 dan 4, yaitu 31 dan 194. Begitu, teman-teman! Mudah, bukan? Baca juga Cara Membuat Job Application Letter Cover Letter dalam Bahasa Inggris Next, kita belajar cara membuat laporan dari data tabel, yuks! Cara Membuat Laporan berdasarkan data Tabel dalam Bahasa Inggris Belajar membaca tabel udah, kalau cara bikin laporannya gimana, nih? Caranya kurang lebih sama dengan membaca ya, guys! Bedanya, kalau membuat laporan tentunya kita harus menulis hasil bacaan kita dalam bentuk narasi. Langkah-langkahnya yakni sebagai berikut 1. Bacalah data pada tabel secara menyeluruh Pertama, tentunya kita harus membaca data pada tabel terlebih dahulu dengan mengikuti langkah-langkah yang sudah kita bahas di atas. Bacalah data pada tabel secara menyeluruh mulai dari baris pertama hingga terakhir, serta kolom pertama hingga terakhir pula. 2. Beri judul pada laporan sesuai data yang disajikan pada tabel Tuliskan judul laporan sesuai data apa yang disajikan pada tabel tersebut. Kalau dari contoh tabel yang kita punya, berarti judul laporan yang sesuai adalah “College Bookfair Sales Data Report”. 3. Tulis paragraf pembuka yang mengenalkan fitur-fitur tabel Untuk permulaan, kita bisa memulai dengan menuliskan paragraf pembuka yang berisi pengenalan terhadap fitur-fitur yang ada di tabel tersebut. Fitur-fitur tersebut berada pada top row dan top column pada tabel. Contoh kalimat pembukanya adalah “The table shows the sales figures of fiction books, non-fiction books, and magazines in a college bookfair. The figures are divided into two groups sales to non-book club members and to book club members”. Pastikan paragraf pertama yang kamu tulis harus mengandung informasi-informasi penting yang ada di bagian top row dan top column pada tabel tersebut, ya! 4. Tuliskan data dalam bentuk narasi secara berurutan Selanjutnya, kamu bisa membahas data berdasarkan kelompok-kelompok besar dari fitur-fitur tabel tersebut. Misalnya, diawali oleh pembahasan tentang Non Book Club Members terlebih dahulu. Contohnya, “The non-book club member figures comprise sales to college staff, college students, and members of the public. College staff bought 332 magazines, 44 fiction and 29 non-fiction books. College students bought 1249 magazines, 194 non-fiction and 31 fiction books. More magazines were sold to college students than to any other group of customers. Although no fiction books were sold to members of the public, they purchased 122 non-fiction books and 82 magazines.” Baca juga Cara Membuat Caption Foto dalam Bahasa Inggris Lalu, di paragraf ketiga, kamu bisa membahas data berdasarkan kelompok besar lainnya, yaitu Book Club Members. Buat penjelasannya sedetail dan semenarik mungkin berdasarkan sudut pandangmu. Contoh penjelasannya bisa ditulis menjadi, “Book club members bought more fiction 76 and non-fiction books 942 than other customers. On the other hand, magazine sales to club members 33 were fewer than for any other type of customer.” 5. Tambahkan data total dan kesimpulan yang bisa dianalisis dari data yang tersedia Kalau sudah ditulis semua data-data yang penting, sebagai penutup, kita bisa tuliskan data total yang ada pada baris paling bawah dan kolom paling kanan, serta kesimpulan dari data yang tersedia pada tabel. Contohnya, kamu bisa menulis paragraf terakhir menjadi, “The total number of publications sold was 3134 1474 to college students, 405 to staff, 204 to the public, and 1051 to book club members. Of this figure, 151 items were fiction books and 1287 were non-fiction. Therefore, magazines accounted for the greatest number of sales 1696.” Wah, ternyata mudah, ya! Jangan lupa untuk terus latihan soal terkait materi ini, terutama untuk kamu yang akan menghadapi ujian. Supaya makin semangat belajarnya, yuk belajar bahasa Inggris bersama guru privat terbaik hanya di Ruangguru Privat! Artikel ini telah diperbarui pada 8 September 2022.
. 43 382 25 54 217 118 499 294
informasi penting dari teks disajikan dalam bentuk tabel dengan maksud